Qiyamul Lail
 Oleh : Umi Alifah *


Milis DT - "Dan pada sebagian tengah malam sholat tahajudlah kamu sebagai tambahan ibadah bagimu, semoga Tuhanmu menetapkan kamu pada tempat yang terpuji ". (QS. Al Isro' 79).

Sejarah mencatat, ibadah mahdah yang pertama diperintahkan oleh Alloh SWT, adalah sholat. Imam Turmudzi meriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasululloh SAW bersabda : "Sholat sunah yang utama setelah sholat fardhu adalah sholat tahajud' (Abu Dawud).

Dalam QS 73: 1-3, Alloh SWT memerintahkan kepada orang yang berselimut (Nabi Muhammad SAW) bangun dimalam hari untuk menjalankan sholat tahajud. Karena, disamping mempunyai makna ibadah tambahan (QS 17:79), sholat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan penyakit (HR Turmudzi).

Sholat tahajud merupakan ketaatan dan pendekatan yang dapat membukakan hati, membebaskan diri dari rutinitas sehari hari, mendekatkan diri kepada Alloh SWT, menerima cahayaNya, dan merasa akrab dalam kesendirian bersamaNya. Namun mengapa kita terkadang malas untuk mengerjakannya?

Dalam sebuah hadits diceritakan bahwa Rasululloh SAW pernah ditanya tentang seseorang yang tidur nyenyak sehingga tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan sholat tahajud, kemudian beliau bersabda : "itulah orang yang kedua telinganya telah dikencingi oleh syetan ". (HR. Bukhari)

Dalam hadits di atas jelas bahwa seseorang yang enggan melaksanakan sholat tahajud diantaranya disebabkan oleh syetan. Timbul dalam benak kita usaha apa yang harus kita lakukan agar syetan tidak memperdaya kita?

Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Rasululloh SAW bersabda: "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan bersuci, niscaya malaikat akan berdiam dalam selimutnya, dan berdo'a," Ya Alloh ampunilah hambaMu si fulan, karena tidur dalam keadaan suci".

Kalau kita cermati hadits ini terdapat sebuah anjuran kita tidur dalam keadaan suci supaya kita dijaga oleh malaikat dan terhindar dari tipu daya syetan. Dengan demikian insya Alloh kita bisa bangun tengah malam untuk bertahajud.

Dengan melaksanakan sholat tahajud Alloh SWT akan mengangkat derajat kita , baik dihadapanNya maupun dihadapan manusia (QS 17 : 79). Selain itu ditinjau dari segi ,medis, sholat tahajud dapat mempengaruhi kerja jantung dan kelenturan tulang belakang.

Penelitian ini dilakukan oleh para dokter dari kalangan kaum muslimin yang diselenggarakan di Kairo dan diikuti oleh perwakilan dari Rabuthah Al-Alam Al-Islam, Organisasi Ilmu-ilmu Kedokteran Islam Amerika, asosiasi Islam kedokteran di Kuwait, Organisasi Masjid-masjid International, dan Universitas Al-azhar.

Pada kesempatan itu Dr. Salwa Muhammad Rusydi, Guru Besar Universitas Hilwan pada Fakultas Pendidikan Olahraga, berpendapat," Saya berpesan melalui forum ini agar semua pihak memberikan motivasi kepada setiap muslim agar rajin mengerjakan sholat secara umum dan khususnya sholat tarawih (termasuk juga sholat qiyamul lail-Red) yang telah terbukti manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Suatu manfaat yang dapat dirasakan terutama pada peredaran darah, organ pernapasan, kelenturan sendi-sendi tubuh, khususnya tulang belakang, dimana mereka yang telah usia lanjut sangat membutuhkan berbagai jenis latihan untuk memelihara kestabilan tubuh dan sistem kerja jantung mereka" (Majalah al-I'tsham edisi 4 dan 5 Muharram/Shofar Desember 1980 halaman 20-21).

Nah, tidakkah hati kita tergerak untuk segera melaksanakan sholat tahajud ?!


* Mahasiswa Al-Ma'had Al-Aly di Pondok Pesantren Munawir Krapyak
R Krapyak Yogyakarta 55002
(Majalah Hidayah. edisi Maret 2005)


     Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar