BAB IX

I D G H O M



Idghom artinya memasukkan, yakni memasukkan/meleburkan/menyatukan bunyi nun mati atau tanwin ke dalam salah satu huruf idghom, sehingga bila keduanya dibaca seperti satu huruf yang bertasydid.

Huruf idgom itu ada 6, Semuanya terangkum dalam kalimat :

 

Idghom terbagi dua :

1.  Idghom bighunnah (berdengung pada hidung) : yaitu jika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf :   و م ن ي       

 

Ketika membaca bacaan idhom bighunnah harus ditahan selama satu alif atau dua harokat.

 

Contoh :

liqowmiy - yu'minūn

 

iy - yaqūlū

 

 

hiththotun -

naghfirlakum

lan - nad'uwā

hudam - min

mim - malja-in

hudaw - warohmatan

miw - warõ-ihim

 

 

2.   Idghom bilāghunnah (tidak berdengung) : yaitu jika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf :ل ر

 

Ketika membaca bacaan idhom bilāghunnah tidak boleh ditahan.

 

Contoh :

 

hudal - lilmuttaqīn

 

yubayil - lanā

 

ghofūrur - rohīm

mir - robbihim

 

Hukum bacaan Idghom trejadi hanya bila nun mati dan huruf idghom terdapat dalam dua kata yang terpisah, dan bila nun mati dan huruf idghom terdapat dalam satu kata, maka cara membacanya harus jelas suara "N"nya (Izh-har Mutlaq).

 

Contoh :

 

bun - yānun

 

qin - wānun

shin - wānun

 

 

Catatan :

 

Selain jenis idghom di atas, masih ada lagi jenis idghom lainnya, yaitu :

a)     IDGHOM MUTAMATSILAIN

Terjadi apabila bertemunya dua huruf yang sama makhroj dan sifatnya di mana huruf pertama mati dan huruf keduanya hidup.

Contoh :

 

dzal bertemu dzal

idz - dzahaba

 

ba bertemu ba

idhrib - bi 'ashōka

dal bertemu dal

wa qod - dakholū

 

b)       IDGHOM MUTAJANISAIN

Terjadi apabila bertemunya dua huruf yang makhroj dan sifatnya sama/sejenis di mana huruf pertama mati dan huruf keduanya hidup..

Contoh :

 

ta bertemu tho

wa qōlath - thõifatun

ta bertemu dal

atsqolad-da'awallōhu

dzal bertemu zho

izh - zholamū

qaf bertemu ro

qur - robbi

 

c)       IDGHOM MUTAQORAIBAIN

Terjadi apabila bertemunya dua haruf yang makhroj dan sifatnya berdekatan di mana huruf pertama mati dan huruf keduanya hidup..

Contoh :

 

Ba bertemu mim

Yā bunayyar kam-ma'anā

tsa bertemu dzal

Yalhadz - dzālika

Qaf bertemu kaf

Alam nakhluk - kum

 

 

Bila kedua huruf yang bertemu tersebut adalah salah satu dari huruf qolqolah, maka hukum qolqolahnya tidak dibaca. (lihat bab qolqolah).